Gubernur Papua Pegunungan dan Polri Perkuat Koordinasi Cegah Gangguan Keamanan

Pemprov5 Dilihat
banner 468x60

Papua – Pemerintah Provinsi Papua Pegunungan bersama jajaran TNI-Polri dan pemerintah kabupaten memperkuat koordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di delapan kabupaten di wilayah Papua Pegunungan.

Penguatan koordinasi tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Perkembangan Situasi Kamtibmas Provinsi Papua Pegunungan Tahun 2026 yang digelar di Grand Baliem Hotel Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Rabu (23/9/2026).

banner 336x280

Rakor tersebut dihadiri Kapolda Papua Irjen Pol. Petrus Patrige Rudolf Renwarin, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo, delapan kepala daerah, delapan Kapolres, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta sejumlah pemangku kepentingan lainnya.

Dalam rakor tersebut, Gubernur Papua Pegunungan John Tabo menekankan pentingnya konsolidasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat untuk menciptakan situasi yang aman, damai, dan nyaman di seluruh wilayah Papua Pegunungan.

John Tabo mengatakan koordinasi antarlembaga perlu terus diperkuat, termasuk dalam pelaksanaan tugas Satgas Damai Cartenz, Satgas Rajawali, dan Satgas Habema dalam menghadapi berbagai gangguan keamanan di wilayah Papua Pegunungan.

Ia juga mengajak masyarakat berperan aktif dalam menjaga keamanan dengan memberikan informasi kepada aparat apabila mengetahui adanya potensi gangguan keamanan. Selain itu, masyarakat diminta turut menyebarkan pesan-pesan perdamaian hingga ke tingkat kampung.

“Cukup sudah pertumpahan darah. Firman Tuhan mengajarkan kita yang terbaik, kita damai, bersaudara dan keluarga,” ujar John Tabo.

Menurutnya, masyarakat di delapan kabupaten bersama pemerintah daerah dan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memiliki peran penting dalam menjaga keamanan di wilayah masing-masing.

John Tabo menegaskan, situasi keamanan yang kondusif diperlukan agar berbagai program pembangunan pemerintah dapat berjalan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Sementara itu, Kepala Operasi Damai Cartenz Irjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani mengatakan Polri telah melakukan sejumlah langkah untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan di wilayah Papua Pegunungan.

Salah satu langkah yang dilakukan, kata Faizal, yakni penebalan pasukan di sejumlah wilayah yang dinilai membutuhkan penguatan pengamanan.

“Dalam konteks ini tentunya kami berharap peran serta masyarakat. Kami sudah melakukan langkah-langkah penebalan pasukan,” kata Faizal.

Ia menambahkan, dalam beberapa hari ke depan pihaknya akan mengirimkan sejumlah peralatan yang dapat digunakan untuk membantu aparat dalam mengidentifikasi posisi kelompok yang menjadi sasaran operasi keamanan.

Faizal menegaskan, langkah yang dilakukan aparat mengutamakan upaya pencegahan agar gangguan keamanan tidak kembali terjadi. Karena itu, dukungan masyarakat dan seluruh unsur terkait diperlukan untuk menjaga situasi tetap kondusif.

“Kita berusaha untuk melakukan pencegahan. Harapannya kita juga dapat dukungan seluruh unsur masyarakat,” ujarnya.

Rapat koordinasi tersebut menjadi bagian dari upaya konsolidasi antara pemerintah daerah, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya untuk menyatukan langkah dalam menjaga keamanan sekaligus mendukung keberlangsungan pembangunan di Papua Pegunungan.(rd)

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed