Sarmi – Menyikapi aksi pemalangan Jalan Trans Jayapura–Sarmi yang terjadi di Kampung Takar, Distrik Pantai Timur, Kabupaten Sarmi, pada Selasa (03/11/2026), Kapolsek Pantai Timur Ipda Nikolas Aragay bersama sejumlah personelnya bergerak cepat mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) guna mengamankan situasi serta melakukan pendekatan persuasif kepada masyarakat.
Aksi pemalangan tersebut bermula sekitar pukul 07.00 WIT, ketika sejumlah warga berkumpul dan meletakkan material berupa kayu, batu, serta ban bekas di tengah badan jalan sehingga mengakibatkan akses transportasi yang menghubungkan Kabupaten Sarmi dan Kabupaten Jayapura sempat lumpuh total. Para pengguna jalan terpaksa menghentikan perjalanan sambil menunggu pembukaan palang.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, aksi tersebut dipicu oleh kekecewaan masyarakat terhadap kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite yang mengalami kekosongan di wilayah Kabupaten Sarmi, khususnya Distrik Pantai Timur bagian barat dan Distrik Pantai Timur. Selain itu, masyarakat juga menyampaikan keberatan terkait aktivitas penertiban terhadap pemasok dan pengecer BBM jenis Pertalite yang dilakukan oleh aparat kepolisian di wilayah tersebut.
Menanggapi situasi tersebut, Kapolsek Pantai Timur Ipda Nikolas Aragay bersama Aipda Theodorus Warmasiwi, Aipda Bertam Makarau, dan Briptu Hanoch Gerald Bouway langsung melakukan pengamanan di lokasi serta berkoordinasi dengan unsur TNI, anggota DPR, dan Kepala Distrik untuk mengambil langkah penyelesaian melalui komunikasi dan mediasi.
Dalam proses tersebut, aparat bersama unsur terkait melakukan dialog terbuka dengan perwakilan masyarakat, koordinator aksi, serta tokoh adat guna mendengarkan aspirasi dan mencari solusi terbaik agar situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga.
Berkat pendekatan persuasif dan koordinasi yang dilakukan, masyarakat akhirnya menyepakati untuk menghentikan aksi pemalangan dan membuka kembali akses jalan yang sebelumnya ditutup.
Dengan dibukanya palang tersebut, arus lalu lintas di Jalan Trans Jayapura–Sarmi kembali normal dan aktivitas masyarakat maupun pengguna jalan dapat berjalan lancar.
Kapolsek Pantai Timur Ipda Nikolas Aragay mengedepankan pendekatan humanis dan komunikasi bersama masyarakat dalam menangani permasalahan tersebut, sehingga situasi tetap aman dan kondusif tanpa menimbulkan konflik yang lebih luas.
Melalui langkah cepat dan sinergi bersama seluruh unsur terkait, Polsek Pantai Timur terus berkomitmen menjaga stabilitas kamtibmas serta mengedepankan semangat **“Polisi Bersama Masyarakat”** dalam menciptakan keamanan dan ketertiban di wilayah Kabupaten Sarmi. (RA)







