Polsek Bonggo Redam Aksi balas dendam di Kampung Mawes Mukti, Situasi Kembali Kondusif

Polsek5 Dilihat

Sarmi – Polsek Bonggo bergerak cepat melakukan pengamanan dan pendekatan persuasif menyusul aksi balas dendam yang dilakukan keluarga korban penganiayaan dari Kampung Beneraf, Distrik Pantai Timur, di Kampung Mawes Mukti, Distrik Bonggo Timur, Kabupaten Sarmi, pada Minggu 25/10/2026

Aksi tersebut bermula ketika keluarga korban menggunakan dua unit truk dan satu unit mobil pikcap sekutar 100 orang menuju Kampung Mawes Mukti untuk melakukan aksi balasan. Wakapolsek Bonggo bersama anggota telah berupaya melakukan penyekatan depan Makopolsek Bonggo dan memberikan penjelasan terkait ktonologis hingga penanganan kasus penganiayaan tersebut. Namun, massa tetap melanjutkan perjalanan hingga tiba di lokasi dan melakukan aksi balas dendam dengan membakar satu unit rumah warga dan melakukan pengrusakan terhadap satu unit kios serta dua pondok/para-para.

banner 336x280

Petugas kemudian terus melakukan pendekatan dan mengendalikan situasi agar aksi tidak meluas. Massa akhirnya berhasil diarahkan kembali ke Kampung Beneraf, sementara kepala kampung dan sejumlah tokoh masyarakat tetap berada di Polsek Bonggo untuk mengikuti mediasi.

Dalam mediasi yang melibatkan Wakapolsek Bonggo, Kepala Distrik Bonggo Timur, Kasat Reskrim Polres Sarmi, serta pihak keluarga korban, disepakati bahwa keluarga korban mempercayakan penanganan perkara kepada kepolisian dan meminta agar pelaku segera ditangkap serta diproses sesuai hukum yang berlaku.

Pihak keluarga juga meminta agar biaya pengobatan korban ditanggung oleh keluarga pelaku dan Pemerintah Kampung Mawes Mukti. Selain itu, mereka meminta DPRK Sarmi dan Pemerintah Kabupaten Sarmi menertibkan seluruh pos adat. Pemalangan jalan di Kampung Beneraf juga disepakati untuk segera dibuka oleh pihak keluarga korban.

Akibat aksi tersebut, sejumlah kerusakan dilaporkan terjadi, yakni satu unit rumah milik Welem Efake hangus terbakar, dua pondok atau para-para milik Welem Efake dan Yonas Dase mengalami kerusakan, serta satu unit kios di depan Kantor Distrik turut dirusak.

Sekitar pukul 18.00 WIT, massa meninggalkan Mapolsek Bonggo dan kembali ke Kampung Beneraf. Hingga laporan terakhir, situasi di wilayah tersebut terpantau aman dan kondusif. Personel Polsek Bonggo tetap melakukan pemantauan dan langkah antisipasi guna mencegah terjadinya aksi susulan.

Kepolisian menghimbau seluruh pihak agar menahan diri, tidak melakukan tindakan main hakim sendiri, serta mempercayakan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

banner 336x280

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *